MENU

Jumat, 07 September 2012

Minyak Kelapa Cegah Gigi Keropos




Mengapa gigi orang tua kita kokoh hingga usia senja? Bisa jadi karena mereka dulu menggunakan minyak kelapa untuk semua masakan.

Para ilmuwan menguji pengaruh minyak kelapa terhadap Streptococcus mutans, bakteri penyuka gula yang menempel pada gigi dan menghasilkan asam yang menyebabkan gigi membusuk. Ketika minyak bersenyawa dengan enzim pencernaan, akan menjadi pembunuh nomor wahid bagi kuman itu. 

Temuan ini membuka jalan bagi pembuatan pasta gigi dan obat kumur yang mengandung minyak kelapa sebagai bahan aktif.

Doktor Damien Brady dari Institut Teknologi Athlone di Irlandia, mengatakan, selama ini, karies gigi merupakan masalah kesehatan yang sering diabaikan. Sebanyak 60 sampai 90 persen anak-anak dan sebagian besar orang dewasa di negara-negara industri kerap mengalami problem ini. 

"Menggabungkan enzim dan minyak kelapa yang dimodifikasi menjadi produk kesehatan gigi akan menjadi alternatif yang menarik untuk bahan kimia tambahan, terutama karena bahan ini bekerja pada konsentrasi yang relatif rendah," katanya.

Dia menambahkan bahwa temuan itu bisa menjadi penting mengingat kini banyak kuman yang resisten terhadap antibiotika. 

Eksperimen Brady terinspirasi oleh penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa susu yang dicerna sebagian membuat S. mutans lebih kecil kemungkinannya untuk tetap menempel pada enamel gigi.

"Data kami menunjukkan bahwa produk-produk dari pencernaan manusia menunjukkan aktivitas antimikroba. Hal ini menunjukkan bagaimana bakteri menjajah sel yang melapisi saluran pencernaan dan menjaga kesehatan usus secara keseluruhan," ujarnya. 

»»  SETERUSNYA...

Teh Hijau Dapat Tingkatkan Memori Otak




Selama ini banyak orang yang meminum teh hijau untuk kesehatan. Selain mengandung zat anti oksidan, teh hijau dipercaya juga baik untuk kesehatan jantung. Bahkan, teh hijau dapat meningkatkan memori otak. Penelitian di Cina menemukan adanya sifat-sifat kimia dari minuman sehat teh hijau yang menjadi generasi sel-sel otak dan bermanfaat untuk memori serta belajar spasial.

“Ada banyak penelitian yang memperhatikan penggunaannya dalam membantu mencegah penyakit kardiovaskuler. Tapi sekarang ini muncul bukti dari sifat kimia teh hijau yang dapat mempengaruhi mekanisme seluler di otak,” kata ketua tim peneliti dari Third Military Medical University, Cina, Profesor Bai Yun, seperti dikutip Dailymail, 6 September 2012.

Kemudian, tim peneliti Bai memfokuskan penelitiannya pada EGCG kimia organik yang ditemukan terkandung dalam teh hijau. "Kami mengusulkan EGCG dapat meningkatkan fungsi kognitif dengan mempengaruhi generasi sel neuron (suatu proses yang dikenal sebagai neurogenesis)," ujar Bai. "Kami fokuskan penelitian pada hippocampus, yaitu bagian otak yang memproses informasi dari jangka pendek ke memori jangka panjang."

Penelitian tersebut menemukan bahwa ECGC dapat meningkatkan produksi sel-sel progenitor saraf yang berbentuk seperti sel-sel induk dan dapat beradaptasi menjadi berbagai jenis sel. 

Setelah itu, Bai menggunakan percobaan dengan menggunakan tikus laboratorium untuk mengetahui apakah dapat memberikan keuntungan untuk memori atau belajar spasial. "Kami melakukan tes pada dua kelompok tikus. Satu kelompok yang telah diberikan ECGC dan kelompok satu lagi sebagai kontrol," kata Bai.

Menurut Bai, secara keseluruhan hasil penelitian menunjukkan bahwa EGCG dapat meningkatkan memori dan pembelajaran dengan pengenalan obyek dan memori spasial. "ECGC kimia organik dapat bertindak langsung untuk meningkatkan produksi sel-sel progenitor saraf, baik dalam tes kaca maupun pada tikus," ujar Bai menyimpulkan. "Ini dapat membantu kita untuk memahami potensi EGCG yang terkandung dalam teh hijau dapat membantu memerangi penyakit degeneratif dan kehilangan memori."

http://www.tempo.co/read/news/2012/09/07/060428035/Teh-Hijau-Dapat-Tingkatkan-Memori-Otak
»»  SETERUSNYA...

Kamis, 06 September 2012

Tugas Baru Satpol PP: Razia Kambing




 Pada umumnya, tugas Satuan Polisi Pamong Praja adalah menertibkan para pedagang kaki lima, pengemis, dan gelandangan yang dianggap mengganggu kepentingan umum.

Tapi kini ada satu lagi tugas khusus yang diemban Satpol PP di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Mereka diperintahkan untuk menjaga keindahan kota dengan ''menggusur'' kambing- kambing yang berkeliaran di tengah kota Jepara. 

"Ini pekerjaan yang benar-benar menguras energi," kata Pujo Prasetya, Kepala Seksi Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Kabupaten Jepara, Jumat 7 September 2012.

Pasalnya, menurut dia, menangkap kambing bukanlah pekerjaan mudah. Hewan ini sering meronta-ronta dan lepas lari dari kejaran. "Saya sempat ngos-ngosan," kata Hadi, petugas Satpol PP yang melakukan rasia.

Hampir tiap hari, kata Pujo, anggotanya selalu berkeliling kota menertibkan kambing-kambing yang digembalakan pemiliknya secara liar. Razia yang dilakukan pada hari ini misalnya, berhasil menangkap 34 ekor kambing. Kambing hasil razia itu kemudian diangkut dengan truk dan dibawa ke tempat pembuangan akhir sampah di Desa Bandengan, dengan penjagaan petugas.

Pujo menjelaskan, razia tersebut sesuai Peraturan Daerah Nomor 1 tahun 1995 tentang Kebersihan, Keindahan dan Ketertiban. Dalam pasal 5 aturan itu, disebutkan larangan mengembala kambing di jalan raya. "Pasal 5 itulah yang kami gunakan sebagai dasar melakukan razia," katanya.

Sebagian besar kambing yang digembalakan secara liar ini dapat ditemukan di sekitar area stadion olah raga Gelora Bumi Kartini; pertigaan tempat pelelangan ikan Kelurahan Ujungbatu dan taman kura- kura Kelurahan Jobokuto. 

"Kalau lengah sedikit, bisa jadi kambing-kambing itu merusak taman dan pekarangan warga," kata Widanti, warga Kelurahan Ujungbatu, Kota Jepara. 

Bagi para pemilik kambing, razia ini tentu merugikan mereka. Seorang pemilik kambing, Soleh berharap empat ekor kambingnya yang tertangkap Satpol PP bisa dimilikinya kembali. "Mudah-mudahan saya bisa memintanya tanpa harus menebus," kata Soleh.

Bagi Pujo, para pemilik kambing tidak bisa seenaknya mengambil binatang yang telah ditangkap dalam razia. "Mereka harus membayar denda karena mengganggu ketertiban umum," ujarnya. Selain itu, lanjut Pujo, petugas akan memberikan arahan supaya pemilik kambing menggembalakan binatang peliharaannya itu di tempat yang dibolehkan
»»  SETERUSNYA...

Bubble Tea Berbahaya?




Jika diperhatikan, blended ice tea atau coffee yang ditambahkan bubble hitam, sedang marak-maraknya dijual di mal atau pusat pembelanjaan.

Sayangnya, penelitian terbaru dari peneliti University Hospital Aachen menunjukkan bahwa bubble atau bola-bola kecil berwarna hitam dalam minuman bubble ice tea bersifat karsinogen (racun).

Para peneliti Jerman mengingatkan pecinta bubble tea bahwa bola-bola hitam yang terbuat dari tepung tapioka ini diduga mengandung polychlorinated biphenyls (PCB), seperti stirena, asetofenon dan zat brominated.

Menurut peneliti sekaligus ilmuwan Manfred Moller, sebenarnya zat-zat berbahaya tersebut tidak boleh dimasukkan kedalam makanan sedikitpun.

PCB yang terdapat dalam makanan terbukti menyebabkan kanker serta menimbulkan berbagai efek kesehatan lainnya yang merugikan pada sistem kekebalan tubuh, sistem reproduksi, sistem saraf dan sistem endokrin, bahkan risiko tersedak pada anak-anak.

»»  SETERUSNYA...

Inilah Posisi Tidur Enak Bikin Bebas Pegal



Tak dipungkiri pentingnya tidur untuk kesehatan. Namun ternyata tidur bukan perkara memejamkan mata saja. Salah memilih posisi tidur bisa menyebabkan Anda terbangun dalam keadaan pegal atau leher kaku dan sakit. Simak posisi tidur yang harus dilakukan dan mana yang harus dihindari.
Tidur terlentang
Posisi tidur ini sangat ideal untuk mencegah nyeri pada leher dan punggung, mengurangi refluks asam lambung, meminimalkan keriput serta menjaga bentuk payudara agar tak mudah kendur.
Sayangnya posisi tidur terlentang ini bisa menyebabkan ngorok. Untuk mereka yang sering mendengkur disarankan untuk menggunakan bantal yang empuk agar kepala dan leher tidak tersangga terlalu tinggi. Tidur terlentang juga sering menyebabkan nyeri punggung, karena itu letakkan bantal di bawah lutut sehingga tungkai agak tertekuk. Bila alas tidur terlalu empuk, taruhlah papan setebal kira-kira 1 cm di bawah seprai.
Tidur miring
Secara umum posisi tidur miring bagus untuk kesehatan karena efektif untuk mengurangi ngorok. Posisi tidur dengan lutut ditekuk dan agak diangkat ke arah dada dengan menjepit bantal sangat dianjurkan untuk mencegah nyeri punggung.
Posisi tidur miring merupakan posisi tidur yang paling nyaman untuk ibu hamil. Selain melancarkan sirkulasi darah, saat perut semakin membesar, posisi tidur terlentang bisa membuat sesak napas.
Kelemahan dari posisi tidur ini adalah mempercepat timbulnya kerutan di wajah. "Semua tekanan akan berada pada satu sisi yang menghadap bantal. Posisi ini juga menyebabkan payudara cepat kendur," kata Dr.Roshini Rajapaksa, editor kesehatan majalah Health.
Posisi melengkung
Posisi tidur dengan posisi menyamping dengan lutut di tekuk dan agak diangkat ke arah dada seperti posisi janin sangat tidak dianjurkan. "Posisi melengkung ini akan menekan diafragma sehingga bisa mengganggu pernapasan," kata Dody Chang, ahli akupuntur dari Center for Integrative Medicine, AS.
Ia menambahkan, posisi tidur melengkung ini juga bisa menyebabkan nyeri punggung, wajah keriput lebih cepat, serta payudara mengendur. Kendati begitu posisi tidur ala janin ini sering dirasa nyaman oleh ibu hamil.
Tidur tengkurap
Untuk mereka yang sering mengeluh nyeri punggung, sebaiknya menghindari posisi tidur tengkurap, kecuali perut diberi ganjalan bantal. Posisi tidur seperti ini sulit menjaga posisi netral untuk tulang punggung.
Tidur tengkurap akan memberi tekanan pada sendi dan otot-otot sehingga mengiritasi saraf dan menyebabkan nyeri, serta kebas. Selain itu dalam posisi ini kepala akan berada pada satu sisi dalam waktu lama sehingga leher akan pegal.

http://id.she.yahoo.com/inilah-posisi-tidur-enak-bikin-bebas-pegal-070619884.html
»»  SETERUSNYA...

Apa Sih Angin Duduk?




Istilah angin duduk digunakan untuk menggambarkan gejala nyeri dada seperti rasa ditekan, keluar keringat dingin, perut kembung, ulu hati seperti ditusuk-tusuk sehingga menimbulkan rasa mual, dan dianggap lebih parah dari masuk angin biasa.
Langkah yang umum dilakukan adalah dengan minum larutan tolak angin, menggosokkan balsam, atau melakukan kerokan di bagian tubuh yang dirasa sakit. Namun, bisa saja 30 menit kemudian penderita meninggal dunia.
"Itu terjadi pada suami saya. Sehari sebelum meninggal, dia masih mengajak anak-anak bersepeda. Sorenya, mencuci mobil di halaman depan. Esok paginya, dia sehat bugar ketika berangkat kerja."
"Menjelang siang, dia telepon dan mengaku nyeri dada disertai berkeringat gede-gede. Ketika teman kantor mengajaknya makan siang, mereka mendapati suami saya sudah tertelungkup ke atas meja dan tidak bernapas lagi."
"Sebelumnya, dia memang sering mengeluh nyeri di bagian bawah dada. Begitu dikerok, sembuh, makanya kami menduga itu adalah angin duduk," cerita Mercy Sinambela, 38 tahun.
Di dalam dunia medis, istilah angin duduk mengarah pada penyakit jantung yang disebut Sindroma Koroner Akut (SKA). SKA adalah salah satu manifestasi klinis dari Penyakit Jantung Koroner (PJK) yang utama dan paling sering mengakibatkan kematian.
Gejala awalnya berupa nyeri dada yang disebut angina pectoris, yaitu suatu sindrom klinis berupa serangan nyeri dada. Sejauh ini, penderitanya lebih banyak orang dewasa - terutama pria - yang tidak menjalankan pola atau gaya hidup sehat.
"Kasus yang paling banyak terjadi adalah pasien tidak cepat memeriksakan diri meski sudah mengalami gejala-gejala tadi. Jadi jika Anda tiba-tiba merasa nyeri dada, sebaiknya tidak melakukan aktivitas fisik apa pun termasuk melakukan hubungan seksual. Secepatnya pergi ke rumah sakit untuk ditangani oleh ahli jantung atau dokter bagian kardiovaskular," saran dokter Femmy Nurul Akbar, SpPD yang ditemui disela-sela tugas prakteknya sebagai Spesialis Penyakit Dalam di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta Selatan.
Angina terjadi saat istirahat dan terus menerus, biasanya lebih dari 15 menit. Angina mengalami peningkatan dengan semakin lama waktu nyerinya atau lebih mudah tercetus.
Melalui sebuah jurnalnya, Guru Besar Bidang Ilmu Penyakit Dalam FKUI, Prof. DR. dr. Teguh Santoso, SpPD, menyarakan agar pasien segera mendapatkan pertolongan tidak lewat dari 15 menit setelah serangan nyeri pertama.
Variasi rasa nyerinya, menurut Profesor Teguh, dada seperti ditekan, diremas-remas yang rasanya menjalar ke leher dan lengan, atau merasa terbakar dengan sesak napas dan keringat dingin. Keluhan dapat merambat ke kedua rahang gigi, bahu, serta punggung. Lebih spesifik, ada juga yang disertai kembung pada ulu hati seperti maag.
Sumber masalah sesungguhnya hanya terletak pada penyempitan pembuluh darah jantung (vasokonstriksi). Penyempitan tersebut menyebabkan sebagian jantung tidak mendapat oksigen dan nutrisi yang cukup, sehingga pasokan darah ke jantung pun tidak seimbang. Kondisi ini akhirnya mengakibatkan kerusakan pada otot jantung yang dapat menyebabkan kematian.
Prof. Teguh mengatakan, satu-satunya pencegahan yang dapat dilakukan hanyalah melonggarkan sumbatan yang terjadi, yaitu dengan memberikan obat antiplatelet (sel pembeku darah) dan anti koagulan. Atau mengantisipasi ketidakseimbangan suplai oksigen dan kebutuhan oksigen ke jantung dengan nitat, betabloker, dan kalsium antagonis.
"Obat antiplatelet yang paling murah dan gampang, ya aspirin. Selain bermanfaat sebagai pertolongan pertama mengatasi nyeri, obat ini juga untuk melonggarkan kembali pembuluh darah yang tersumbat. Kalau berdasarkan hasil diagnosa dokter Anda menderita gangguan jantung, sebaiknya membawa tablet antiplatelet ke manapun Anda pergi, sebagai pertolongan awal sebelum ke rumah sakit. Berikutnya, ikuti semua saran dokter dalam hal pengobatan medis dan pola hidup sehat. Kesembuhan Anda, tergantung pada kepatuhan Anda pada dokter yang menangani," tegas dokter Femmy. (ib)
(Majalah Good Housekeeping Indonesia, edisi Maret 2011)
»»  SETERUSNYA...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...